Jumat, 09 Februari 2018

Instrumen PKG Kepala Perpustakaan Document

Instrumen PKG Kepala Perpustakaan Document


Instrumen PKG Kepala Perpustakaan Document


Instrumen PKG Kepala Perpustakaan Document- Instrumen Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Perpustakaan- Instrumen ini terdiri dari sepuluh (10) yang dibagi dari beberapa kriteria dan indikator.  Instrumen Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Sebagai Kepala Perpustakaan Sekolah/Madrasah. Pada komponen pertama memiliki 7 kriteria, diantaranya yang harus disiapkan misalnya pada :

Komponen 1: Merencanakan program perpustakaan sekolah/madrasah,
1.    Merencanakan program pengembangan koleksi.
1)  Rencana pengembangan koleksi tertulis jangka menengah dan panjang.
2)  Rencana pengembangan koleksi tahunan
3)  Dokumen  skala prioritas pengembangan koleksi pada tahun berjalan
4)  Dokumen keterlibatan guru dan siswa dalam pengembangan koleksi perpustakaan
5)  Jadwal kegiatan/pelaksanaan Panduan pengembangan koleksi

2.  Merencanakan pengembangan sarana dan prasarana.
1)   Program perencanaan pengembangan jangka panjang bidang sarana dan prasarana
2)    Program tahunan  pengembangan sarana dan prasarana
3)    Dokumen skala prioritas perencanaan program
4)    Jadwal kegiatan / pelaksanaan

3.  Merencanakan pengembangan SDM tenaga perpustakaan
1)  Program perencanaan pengembangan jangka panjang bidang SDM
2)   Program tahunan  pengembangan SDM  prasarana
3)  Dokumen skala prioritas perencanaan program
            4)  Jadwal kegiatan / pelaksanaan


4.  Merencanakan Anggaran 
1)  program perencanaan anggaran perpustakaan
2)   Dokumen sumber-sumber anggaran
3) Dokumen skala prioritas perencanaan program
4)  Jadwal kegiatan / pelaksanaan

5.  Merencanakan program promosi perpustakaan.
1)  program rencana pengembangan jangka bidang promosi
2)   program tahunan  pengembangan  promosi perpustakaan
3) Dokumen bentuk promosi
4)  Jadwal kegiatan / pelaksanaan

6.  Merencanakan pengembangan program Kualifikasi tenaga perpustakaan.
1) Program rencana pengembangan jangka panjang bidang kualifikasi tenaga perpustakaan sekolah
2) program tahunan  pengembangan  bidang kualifikasi tenaga perpustakaan sekolah
3)  Hasil  analisis kualifikasi tenaga perpustakaan sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah
4)    Dokumen skala prioritas perencanaan program
5)   Jadwal kegiatan / pelaksanaan

7. Merencanakan pengembangan program Kompetensi tenaga perpustakaan sekolah  program promosi perpustakaan.
1)  Program rencana  pengembangan jangka panjang bidang kompetensi tenaga perpustakaan sekolah 
2)    program tahunan  pengembangan kompetensi tenaga perpustakaan sekolah 
3) Hasil analisis kompetensi tenaga perpustakaan sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah
4)   Dokumen skala prioritas perencanaan program
5) Jadwal kegiatan / pelaksanaan


Di atas hanya 1 komponen yang terdiri dari 7 kriteria sebagai contoh. Semuanya ada sepuluh (10) komponel. Untuk kesempurnaannya Anda Boleh Download di bawah ini. 


Instrumen Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Perpustakaan 

Instrumen PKG Kepala Perpustakaan Document


Kesepuluh 10 komponen tersebut adalah:
1. Komponen 1: Merencanakan program perpustakaan sekolah/madrasah
2. Komponen 2 : Melaksanakan Program Perpustakaan Sekolah/Madrasah
3. Komponen 3: Mengevaluasi program perpustakaan sekolah/madrasah
4. Komponen 4Pengelolaan Informasi
5. Komponen 5: Mengorganisasi layanan jasa informasi perpustakaan
6. Komponen 6 : Menerapkan teknologi informasi dan Komunikasi
7. Komponen   7:  Menerapkan Program Literasi Informasi dan Promosi Perpustakaan
8. Komponen  8: Menerapkan Wawasan Kependidikan
9. Komponen 9: Kepribadian dan Sosial
10. Komponen 10:  Mengembangkan profesionalitas Kepustakawanan



Untuk Download lengkap file- Instrumen PKG Kepala Perpustakaan Document- Silakan klik di SINI langsung ter-DOWNLOAD.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Minggu, 04 Februari 2018

Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS

STRATEGI DAN IMPLEMENTASI PENYUSUNAN SOAL HOTS


Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS


Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS- yang harus diketahui oleh guru dalam melaksankan proses pembelajaran pada kurikulum 2013 revisi 2017, yang diawali strategi, impelentasi dan penyusunan soal Host. Bila dalam penyusunan soal HOST sudah diketahui maka soal-soal yang dibuat sudah memenuhi standar kurikulum 2017.


A. Strategi
Strategi penyusunan soal-soal HOTS dilakukan dengan melibatkan seluruh komponen stakeholder di bidang pendidikan mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah, sesuai dengan tugas pokok dan kewenangan masing-masing.

1. Pusat
Direktorat Pembinaan SMA sebagai leading sector dalam pembinaan SMA di seluruh Indonesia, mengkoordinasikan strategi penyusunan soal-soal HOTS dengan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dan instansi terkait melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut.
a. Merumuskan kebijakan penyusunan soal-soal HOTS;
b. Menyiapkan bahan berupa modul penyusunan soal-soal HOTS;
c. Melaksanakan pelatihan pengawas, kepala sekolah, dan guru terkait dengan strategi penyusunan soal-soal HOTS;
d. Melaksanakan pendampingan ke sekolah-sekolah bekerjasama dengan dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dan instansi terkait lainnya.

2. Dinas Pendidikan

Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya di daerah, menindaklanjuti kebijakan pendidikan di tingkat pusat dengan melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut.
a. Mensosialisasikan kebijakan penyusunan soal-soal HOTSdan implementasinya dalam Penilaian;
b. Memfasilitasi kegiatan penyusunan soal-soal HOTSdalam rangka persiapan penyusunan soal-soal;
c. Melaksanakan pengawasan dan pembinaan ke sekolah-sekolah.

3. Satuan Pendidikan
Satuan pendidikan sebagai pelaksana teknis penyusunan soal-soal HOTS, sebagai salah satu bentuk pelayanan mutu pendidikan. Dalam konteks pelaksanaan Penilaian, satuan pendidikan menyiapkan bahan-bahan Penilaiandalam bentuk soal-soal yang memuat soal-soal HOTS.
a. Meningkatkan pemahaman guru tentang penulisan butir soal yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).
b. Meningkatkan keterampilan guru untuk menyusun instrumen penilaian (High Order Thinking Skills/HOTS)

B. Implementasi
Penyusunan soal-soal HOTS di tingkat satuan pendidikan dapat diimplementasikan dalam bentuk kegiatan sebagai berikut.
1. Kepala sekolah memberikan arahan teknis kepada guru-guru/MGMPsekolah tentang strategi penyusunan soal-soal HOTS yang mencakup:
a. Menganalisis KD yang dapat dibuatkan soal-soal HOTS;
b. Menyusunkisi-kisi soal HOTS;
c. Menulisbutir soal HOTS;
d. Membuat pedoman penilaian HOTS;
e. Menelaah dan memperbaiki butir soal HOT;
f. Menggunakan beberapa soal HOTS dalam Penilaian.
2. Wakasek kurikulum dan Tim Pengembang Kurikulum Sekolah menyusun rencana kegiatan untuk masing-masing MGMP sekolah yang memuat antara lain uraian kegiatan, sasaran/hasil,

pelaksana, jadwal pelaksanaan kegiatan.Kepala sekolah menetapkan dan menandatangani rencana kegiatan dan rambu-rambu tentang penyusunan soal-soal HOTS;
3. Kepala sekolah menugaskan guru/MGMP sekolah melaksanakan kegiatan sesuai rencana kegiatan;
4. Guru/MGMP sekolah melaksanakan kegiatan sesuai penugasan darikepala sekolah;
5. Kepala sekolah dan wakasek kurikulum melakukan evaluasi terhadap hasil penugasan kepada guru/MGMP sekolah;
6. Kepala sekolah mengadministrasikan hasil kerja penugasan guru/MGMP sekolah, sebagai bukti fisik kegiatan penyusunan soal-soal HOTS.

PENUGASAN DAN REFLEKSI

A. Penugasan
Agar pemahaman Anda tentang penyusunan soal HOTS lebih baik, kerjakan LK 1 dan LK 2. Pada LK 1 Anda akan dipandu untuklatihan menyusun kisi-kisi soal sesuai mata pelajaran yang Anda ampu dan kurikulum yang dilaksanakan di sekolah Anda. Sedangkan pada LK 2 Anda akan latihan menyusun soal HOTS. Untuk mengerjakan LK 1 dan LK 2 tersebut, Anda perlu menyiapkan KD mata pelajaran dan buku-buku referensi yang relevan sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah Anda.

B. Refleksi
1. Peserta
a. Menyampaikan keberhasilan berupa kemampuan menyusun kisi-kisi dan soal-soal HOTS.
b. Menyampaikan kelemahan yang ditemukan dari aktivitas pada modul ini sehingga masih ada yang belum dipahami atau membingungkan.
c. Menyampaikan tindak lanjut yang akan dilakukan untuk menerapkan hasil yang diperoleh dari modul.

2. Fasilitator
a. Menyampaikan keberhasilan peserta sesuai pengamatan selama kegiatan.
b. Menyampaikan hal-hal yang perlu diperbaiki dalam menyusun kisi-kisi dan soal-soal HOTS.
Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS-perlu dipelajari dan dilaksanakan oleh semua guru seiring dengan perkembangan kurikulum K13 revisi 2017.  Strategi penyusunan soal ini adalah standar 2017, Direktorat Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah 

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Kamis, 01 Februari 2018

Modul Penyusunan Soal HOTS Pdf

Modul Penyusunan Soal HOTS Pdf

Modul Penyusunan Soal HOTS Pdf


Pada kurikulum 2013 Revisi 2017 yaitu menekankan pembuatan soal-soal yang berorientasi pada HOST. Untuk itu, Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS); disajikan berikut ini untuk menjadi panduan para guru, dan satuan pendidikan. Naskah-naskah tersebut akan terus dikembangkan seiring dengan perkembangan ilmu dan tekhnologi agar menjadi lebih operasional untuk penyempurnaannya. Berikut ini dikutip dari, Modul Penyusunan Soal HOTS, 2017,

Modul Penyusunan Soal HOTS Pdf

Langkah Penyusunan Soal HOTS; 1) Materi Pokok, Peran Soal HOTS dalam Penilaian. 2) Penilaian dan Peran Soal HOTS dalam Penilaian. 3) Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS. 4)  Strategi,  Implementasi, Penugasan dan Refleksi 5)  Penugasan dan Refleksi. 

Silakan Download file lengkap pada paragraph terakhir di bawah ini.

Soal-soal HOTS merupakan instrumen pengukuran yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, yaitu kemampuan berpikir yang tidak sekadar mengingat (recall), menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melakukan pengolahan (recite). Soal-soal HOTS pada konteks asesmen mengukur kemampuan: 1) transfer satu konsep ke konsep lainnya, 2) memproses dan menerapkan informasi, 3) mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbeda-beda, 4) menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah, dan 5) menelaah ide dan informasi secara kritis. Meskipun demikian, soal-soal yang berbasis HOTS tidak berarti soal yang lebih sulit daripada soal recall.

Selamat bertemu pada Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Modul ini terdiri atas 3 (tiga) materi pokok yang disusun sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan guru dalam penyusunan soal-soal HOTS . Penyajian materi pada modul ini diawali dengan pemaparan fokus dan uraian materi pada masing-masing materi pokok. Sedangkan pada bagian akhir modul dilengkapi dengan penugasan dan refleksi.

Materi-materi pokok dalam modul ini adalah sebagai berikut :
1.  Pengertian dan Konsep Soal HOTS
2.  Peran Soal HOTS dalam Penilaian
3.  Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS

Fokus Modul
Modul ini terdiri atas 3 (tiga) materi pokok yang masing-masing membahas materi yang saling berkaitan satu sama lain, terdiri atas:
1. Pengertian dan Konsep Soal HOTS
Bagian ini membahas tentang pengertian dan konsep soal HOTS, karakteristik soal-soal HOTS yang merupakan ciri khas soal HOTS dengan soal-soal bukan HOTS, level kognitif, dan langkah-langkah menyusun soal HOTS. Selain itu, pada bagian ini juga dipaparkan tentang bentuk-bentuk soal HOTS.

2. Peran Soal HOTS dalam Penilaian
Bagian ini membahas tentang peran soal HOTS dalam Penilaian disekolah, terkait dengan upaya penyiapan kompetensi yang dibutuhkan peserta didik menyongsong abad ke-21. Membangun kemampuan berpikir kreatif, inovatif, kritis, dan toleran serta kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi esensial yang dapat dilatih berbasis pembelajaran dan penilaian kelas. Peran soal HOTS lainnya dalam penilaianadalah meningkatkan mutu penilaian, membangun rasa cinta dan peduli peserta didik terhadap kemajuan daerahnya, serta dapat memotivasi siswa belajar sebagai bekal terjun ke masyarakat.

3. Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS
Pada bagian ini membahas tentang Strategi dan Implementasi Penyusunan Soal HOTS, dimulai dari kebijakan di tingkat pusat (Direktorat Pembinaan SMA), dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, sampai pada implementasinya pada tingkat satuan pendidikan. Semua komponen harus terlibat secara aktif untuk ikut ambil bagian dalam melaksanakan kebijakan tentang penilaian hasil belajar menggunakan soal-soal yang HOTS dalam Penilaian.

Lihat Juga artikel Terkait, Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf,

Modul Penyusunan Soal HOSTS ini dikutip dari; 2017, Direktorat Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah. Untuk membaca lengkap, Modul Penyusunan Soal HOTS Pdf, ini Anda dapat langsung DOWNLOAD atau klik di SINI.


Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Selasa, 30 Januari 2018

Konsep Penilaian Hasil Belajar K13 Revisi 2017

Konsep Penilaian Hasil Belajar K13 Revisi 2017

Konsep Penilaian Hasil Belajar K13 Revisi 2017


Penilaian hasil belajar siswa dilakukan untuk mengukur pencapaian proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan oleh oleh; 1) Pendidik, 2) Satuan pendidikan, dan 3) Pemerintah. Konsep Penilaian Hasil Belajar K13, yang dilakukan oleh pendidik bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan. Tahap berikut, Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuan untuk menilai pencapaian Standar Kompetensi Lulusan untuk semua mata pelajaran.

Konsep Penilaian Hasil Belajar Siswa yang harus dilaksanakan meliputi aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 
1. Penilaian aspek sikap: dilakukan melalui observasi/pengamatan dan teknik penilaian lain yang relevan, dan pelaporannya menjadi tanggungjawab wali kelas.
2.  Penilaian aspek pengetahuan: dilakukan melalui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan sesuai dengan kompetensi yang dinilai.
3. Penilaian keterampilan: dilakukan melalui praktik, produk, proyek, portofolio, dan/atau teknik lain sesuai dengan kompetensi yang dinilai.

Konsep Penilaian Hasil Belajar K13 Revisi 2017Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan dalam bentuk ulangan, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang diperlukan. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan dalam bentuk penilaian akhir, ujian sekolah dan ujian sekolah berstandar nasional. Untuk merealisasikan penilaian ini perlu disusun panduan penilaian. (File lengkap ini dapat di DOWNLOAD di paragraph di bawah ini).

Tahap ke-tiga; Penilaian yang dilakukan oleh pemerintah bertuajuan untuk memetakan tingkat penguasaan kompetensi dasar (materi) yang dapat diserap oleh siswa di daerah tertentu pada satuan pendidikan tertentu.  

Artikel pendek ini disarikan dari panduan penilaian, Direktorat Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah. Mengharapkan melalui panduan ini memfasilitasi pendidik dan satuan pendidikan dalam merencanakan, melaksanakan, menyusun laporan, dan memanfaatkan hasil penilaian

Baca Juga; Panduan Penilaian SMA/MA 2017 Ppt, yang lebih lengkap untuk penduan penilaian tersebut. 

File lengkap panduan penilaian atau, Konsep Penilaian Hasil Belajar K13 Revisi 2017, silakan DOWNLOAD boleh juga klik di SINI. Terimakasih telah berkunjung di blog ini, semoga berguna kepada bapak/ibuk guru. 
Boleh komentar di bawah ini...

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

 
back to top