Tampilkan postingan dengan label SMP-MTs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMP-MTs. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2018

Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017 Pdf

Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017 Pdf 

Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017 Pdf



Silabus Matematika SMPdirancang agar menjadi pedoman para guru dalam melaksanakan kegitan pembelajaran sesuai dengan tingkatan dan tuntutannya, seperti Silabus SMP/MTS Kurikulum 2013 Revisi 2017 ini. Bahwa perubahan Silabus merupakan suatu tuntutan sesuai dengan kemajuan pola pikir masyarakat untuk maju, sehingga penyesuai itu diperlukan untuk mengantisipasi masksud tersebut,  agar siswa memiliki kecakapan atau kemahiran matematika sebagai bagian dari kecakapan hidup yang harus dimiliki siswa, diharapkan para siswa memiliki empat (4) kompetensi yaitu; sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan, terutama dalam pengembangan penalaran, komunikasi, dan pemecahan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan proses pembelajaran secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. Penyusunan silabus ini dipandang sudah memenuhi maksud tersebut.  


Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017, disusun dengan format dan penyajian/penulisan yang sederhana sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan oleh guru. Urutan materi yang disajikan lebih efisien, tidak terlalu banyak halaman namun lingkup dan substansinya tidak berkurang, serta tetap mempertimbangkan tata urutan (sequence) materi dan kompetensinya. Penyusunan silabus ini dilakukan dengan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum; mudah diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh peserta didik (learnable); terukur pencapainnya (measurable); dan bermakna untuk dipelajari (worthto learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikan peserta didik.

Setelah proses pembelajaran Matermatika, Kompetensi yang diharapkan memberikan kontribusi dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan pendidikan dasar dan pendidikan menengah melalui pengalaman belajar, agar mampu; menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, melakukan operasi matematikan untuk mensederhanakan analisi komponen penalaran matematis yang meliputi membuat generalisasi berdasarkan Pola, fakta, fenomena atau data yang ada, mengomunikasikan gagasan melalui simbol, tabel, dan lain-lain, dengan tujuan dapat Menumbuhkan sikap positif seperti sikap logis, kritis, cermat, teliti dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah matematis.

Artikel ini hanya ringkasan dari buku model silabus mata pelajaran matematika SMP/MTS 2017. Untuk kesempurnaannya Silakan DOWNLOAD saja. Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017 Pdf, Boleh juga di SINI.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Jumat, 16 Februari 2018

Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf

Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf

Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf



A. Pengertian RPP
Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran yang dilakukan sebagai persiapan oleh guru kepada siswanya sebagai langkah awal dalam proses belajar mengajar (PBM) ketika tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan berdasarkan  silabus sebagai usaha untuk mencapai Kompetensi Dasar (KD) yang dikembangkan secara rinci mengacu pada silabus, buku teks pelajaran, dan buku panduan guru. RPP dikembangkan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran. Bertujuan agar persiapan guru ketika melaksanakan proses pembelajaran sudah siap RPP.

RPP disusun dengan memperhatikan; perbedaan kemampuan tingkat intelektual, bakat, motivasi belajar, minat, potensi, kemampuan sosial, gaya belajar,emosi, latar belakang budaya, kebutuhan khusus, , norma, kecepatan belajarnilai, dan/atau lingkungan peserta didik. Tahapan pelaksanaan proses pembelajaran adalah untuk membantu peserta didik mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan

Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis sebagai langkah awal dari proses pembelajaran. Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran dapat berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan efisien dalam rangka mengembangkan ketrampilan berpikir tingkat tinggi. RPP disusun berdasarkan serangkaian KD yang dilaksanakan tiap pertemuan. Penyusunan RPP ini dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran, namun perlu diperbaharui sebelum pembelajaran dilaksanakan.

Pengembangan RPP dapat dilakukan secara mandiri atau secara berkelompok melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di sekolah/madrasah. Sebaiknya hal ini dikoordinasi, difasilitasi, dan disupervisi oleh kepala sekolah/madrasah atau guru senior yang ditunjuk oleh kepala sekolah/madrasah.Pengembangan RPP yang dilakukan oleh guru secara berkelompok melalui MGMP antarsekolah atau antarwilayah dikoordinasikan dan disupervisi oleh pengawas atau Dinas Pendidikan atau Kantor Kementerian Agama setempat.

Lihat artikel Terkait, Modul Penyusunan Soal HOTS Pdf

Dalam Kurikulum 2013 sebagaimana disebutkan dalam Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah bahwa peserta didik harus diajarkan untuk mencari tahu bukan diberi tahu. Prinsip ini merujuk pada konsep pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student active learning).

B. Prinsip Penyusunan RPP
Prinsip yang harus diperhatikan guru yaitu;
1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
2. Berpusat pada peserta didik
3. Berbasis konteks
4. Berorientasi kekinian
5. Mengembangkan kemandirian belajar
6. Memberi umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran
7. Memiliki keterkaitan dan keterpaduan antarkompetensi dan/atauantarmuatan
8. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi


Peserta didik adalah subjek yang memiliki kemampuan untuk secara aktif mencari, mengolah, mengonstruksi, dan menggunakan pengetahuan. Agar benar-benar memahami dan dapat menerapkan pengetahuan, peserta didik perlu didorong untuk bekerja memecahkan masalah, menemukan segala sesuatu untuk dirinya, dan berupaya keras mewujudkanide-idenya.


Untuk Lengkap, Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf, silakan DOWNLOAD atau klik di SINI.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Selasa, 09 Januari 2018

Panduan Gerakan Literasi Sekolah SMP

Panduan Gerakan Literasi Sekolah SMP 

Panduan Gerakan Literasi Sekolah SMP

Panduan Gerakan Literasi Sekolah SMPKegiatan Literasi di SMP ini merupakan wujud Penumbuhan Budi Pekerti kepada peserta didik untuk menumbuh kembangkan budi pekerti yang sesuai dengan yang tercantum dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015. Penjabaran Panduan Gerakan Literasi ini merupakan Desain Induk Gerakan Literasi Sekolah (2016) dan diharapkan menjadi acuan pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam penyelenggaraan literasi di setiap jenjang sekolah. Untuk penyesuaian dengan kemajuan pola pikir masyarakat, Panduan ini akan disempurnakan dari tahun ke tahun dengan memperhatikan masukan-masukan dari berbagai pihak, perubahan peraturan-peraturan terkait, dan pengalaman empiris pelaksanaan literasi di sekolah.

Kemampuan literasi peserta didik berkaitan erat dengan tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi secara analitis, kritis, dan reflektif. Untuk mencapai hasil yang maksimal dari pelaksanaan literasi di SMP diharapkan semua pihak terkait bersama- sama berperan aktif dan memberikan kontribusi yang berarti sesuai tugas pokok dan peran masing-masing. Stakeholder  sekolah diharapkan dapat mencermati panduan, merancang, dan melaksanakan literasi sesuai dengan potensi dan kondisi masing-masing sekolah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan gerakan literasi sekolah (GLS) yang melibatkan semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan, mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga satuan pendidikan.

Untuk membaca lebih semburna silakan Download aja file, Panduan Gerakan Literasi Sekolah SMP, lengkap di SINI atau klik di DOWNLOAD. Semua bermanfaat kepada baka/ ibu guru.



Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Sabtu, 30 Desember 2017

Silabus Seni Budaya K13 SMP-MTs Revisi 2017 Pdf

Silabus Seni Budaya K13 SMP-MTs Revisi 2017 Pdf

Silabus Seni Budaya K13 SMP-MTs Revisi 2017 Pdf


Silabus Seni Budaya K13 SMP-MTs Revisi 2017 Pdf - Silabus Seni Budaya K13 SMP-MTs Revisi - Seni Budaya memiliki keunikan, kebermaknaan, untuk perkembangan siswa dan kebermanfaatannya. Pembelajaran Seni Budaya dilakukan dengan memberikan pengalaman estetik yang mencakup konsepsi, apresiasi, kreasi dan koneksi. Silabus Seni Budaya Kurikulum 2013 (K!3) SMP-MTs revisi 2017, untuk meningkatkan pola pikir siswa tingkat tinggi (HOST). 

Silabus Seni Budaya K13 SMP-MTs Revisi 2017 Pdf

                Kompetensi yang diharapkan kepada siswa setelah proses belajar mengajar di tingkat Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah pada mata pelajaran Seni Budaya siswa diharapkan ::…
1. Memiliki pengetahuan seni faktual kepekaan rasa estetika dan artistik, indrawi terhadap rupa,
 2. Bunyi-bunyi nada seni,
3. Gerakan seperti tarian dan keterpaduannya terhadap nila-nilai seni.

Pelajaran Seni Budaya memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural. Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa, bunyi, gerak, peran dan berbagai keterpaduannya. Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika. Sifat multikultural mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam seni budaya. Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.

Seni Budaya yang diajarkan di sekolah memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing yaitu bidang seni rupa, musik, tari, dan teater. Dalam seni budaya, aktivitas berkesenian harus menampung kekhasan tersebut, sehingga sekolah wajib melaksanakan minimal dua aspek seni yang dapat disesuaikan dengan minat siswa, kondisi sekolah dan budaya masyarakatnya.

Silabus ini merupakan acuan bagi guru dalam melakukan pembelajaran agar siswa mampu memiliki pengetahuan apresiasi dan kreasi melalui berkarya seni rupa, musik, tari dan teater. Selain itu juga harus memperhatikan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum, mudah diajarkan oleh guru (teachable), mudah dipelajari oleh siswa (learnable); terukur pencapainnya (measurable); dan bermakna untuk dipelajari (worth to learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikan siswa.

Silabus ini bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran, serta mengakomodasi keungulan-keunggulan local. Uraian pembelajaran yang terdapat dalam silabus merupakan alternatif kegiatan yang dirancang berbasis aktivitas. Pembelajaran tersebut merupakan alternatif dan inspiratif sehingga guru dapat mengembangkan berbagai model yang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran. Dalam melaksanakan silabus ini guru diharapkan kreatif dalam pengembangan materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model pembelajaran, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta tingkat perkembangan kemampuan siswa.
                 
Untuk lebih lengkap file, Silabus Seni Budaya K13 SMP-MTs Revisi 2017 Pdf,  silakan DOWNLOAD atau klik berikut ini di SINI>

  


Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Kamis, 28 Desember 2017

Silabus dan RPP K13 SMP IPS Revisi2017 pdf

Silabus dan RPP K13 SMP IPS Revisi2017 Pdf

Silabus dan RPP K13 SMP IPS Revisi2017 Pdf


Silabus dan RPP K13 SMP IPS Revisi2017 PdfPengembangan kurikulum 2013 pada mata pelajaran Ilmu pengetahuan Sosial (IPS) agar mampu menghadapi tantangan globalisasi dan komunikasi perkembangan abat 21. Sebagai bagian masyarakat dunia diharapkan peserta didik mampu mengembangkan ketrampilan social dan penguasaan alat tekhnologi. Silabus dan RPP K13 SMP IPS Revisi2017, ini dibuat sebagai perbaikan dokumen sebelumnya, bersifat fleksibel sebagai acual kepada guru yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan muatan local dalam proses pembelajarannta. Komponen silabus mencakup kompetensi dasar (KD), materi pokok, alternatif pembelajaran dan penilaiannya. yang merupakan alternatif kegiatan yang dirancang berbasis aktivitas.
  
Silabus dan RPP K13 SMP IPS Revisi2017 berikut ini adalah kutipan dari yang dikelurkan oleh Mendikbud; bahwa Landasan utama dalam pengembangan Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki kontribusi terhadap pembentukan pengetahuan, sikap, dan keterampilan serta penguasaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) peserta didik untuk menghadapi tantangan global pada abad 21. Sebagai bagian dari masyarakat dunia, peserta didik harus memahami lingkungan dan masyarakat secara lokal, nasional dan global, menyadari keragaman budaya (multikultur), mengembangkan keterampilan sosial dan menguasai perkembangan teknologi.

Mata Pelajaran IPS  merupakan mata pelajaran wajib di SMP/MTs yang memadukan (integrated)  konsep  geografi,  sosiologi,   ekonomi,  dan sejarah. Mata Pelajaran IPS menggunakan  geografi sebagai  titik tolak  (platform)  kajian dengan pertimbangan semua tempat, benda, sumber daya dan peristiwa terikat dengan lokasi.

Tujuannya adalah untuk menekankan pentingnya ruang sebagai tempat hidup dan sumberdaya bagi manusia, mengenal potensi dan keterbatasan ruang, karena itulah ruang selalu saling berhubungan (konektivitas antar ruang) untuk saling melengkapi. Akibat dari interaksi antara alam dan manusia, serta konektivitas antarruang, kondisi ruang senantiasa berubah menurut waktu dan perkembangan teknologi yang digunakan oleh manusia.

Pembelajaran IPS diorganisasikan dengan pendekatan interdisipliner, multidisipliner atau transdisipliner dari Ilmu-ilmu Sosial, Humaniora, dan Psikologi sesuai perkembangan peserta didik. Dalam kontek pembelajaran IPS, ruang dimaknai sebagai ruang kehidupan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembelajaran IPS diharapkan dapat mengembangkan rasa cinta terhadap tanah air, memperkokoh kesatuan dan persatuan NKRI. Adapun dalam konteks pembentukan manusia Indonesia, pembelajaran IPS di SMP/MTs diharapkan dapat memberi pemahaman tentang lingkungan dan masyarakat dalam lingkup nasional dan internasional sehingga dapat mengembangkan pengetahuan, sikap, berpikir logis, sistematis, kritis, analitis, dan berketerampilan sosial. Semua itu, pada akhirnya dapat meningkatkan pemahaman potensi wilayah Indonesia, juga mengembangkan nasionalisme, memperkokoh sikap kebangsaan, dan mampu bekerja sama dalam masyarakat majemuk selaku warga masyarakat, warga negara dan warga dunia.

Silabus ini merupakan hasil perbaikan dokumen sebelumnya (Lampiran Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014). Perbaikan dilakukan atas dasar masukan publik (masyarakat sipil, asosiasi profesi, perguruan tinggi, dan sekolah) terhadap ide, dokumen, dan implementasi kurikulum yang diperoleh melalui monitoring dan evaluasi dari berbagai media. Silabus perbaikan ini disusun dengan format dan penyajian/penulisan yang sederhana sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan oleh guru. Penyederhanaan format dimaksudkan agar penyajiannya lebih efisien, tidak terlalu banyak halaman namun lingkup dan substansinya tidak berkurang, serta tetap mempertimbangkan tata urutan (sequence) materi dan kompetensinya. Penyusunan silabus ini dilakukan dengan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum; mudah diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh peserta didik (learnable); terukur pencapainnya (measurable), dan bermakna untuk dipelajari (worth to learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikan peserta didik.

Silabus ini bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran, serta mengakomodasi keunggulankeunggulan lokal. Atas dasar prinsip tersebut, komponen silabus mencakup kompetensi dasar, materi pokok, alternatif pembelajaran dan penilaiannya. Uraian pembelajaran yang terdapat dalam silabus merupakan alternatif kegiatan yang dirancang berbasis aktivitas.

Pembelajaran tersebut merupakan alternatif dan inspiratif sehingga guru dapat mengembangkan berbagai model yang sesuai dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran. Dalam melaksanakan silabus ini, guru diharapkan bertindak kreatif dalam pengembangan materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model pembelajaran, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta tingkat perkembangan kemampuan peserta didik.


Kompetensi yang Diharapkan Setelah Peserta didik Mempelajari Ilmu Pengetahuan Sosial di Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menjadi salah satu mata pelajaran di pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs), sedangkan di jenjang pendidikan menengah (SMA/MA) IPS dikenal sebagai kelompok peminatan bersama-sama dengan peminatan MIPA; Bahasa dan Budaya. IPS di pendidikan dasar khususnya SD, bersifat terpadu (integrated) karena itu pembelajarannya tematik. Pada kelas rendah (I, II dan III) IPS dipadukan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, PPKn, dan Matematika; pada SD/MI kelas tinggi (Kelas IV, V, dan VI) menjadi mata pelajaran yang berdiri sendiri. Pada jenjang SMP/MTs, pembelajarannya bersifat terpadu-korelatif, secara materi konsep-konsep ilmu sosial dalam IPS belum terikat pada tema.

Pada pendidikan menengah yaitu SMA/MA IPS menjadi kelompok peminatan, yang di dalamnya terdiri atas mata pelajaran yang berdiri sendiri (monodisipliner) yaitu Geografi, Sosiologi, Ekonomi, dan Sejarah Indonesia (termasuk Sejarah untuk kelompok peminatan Ilmu-ilmu Sosial di SMA/MA). Kajian Antropologi merupakan bagian dari rumpun atau kelompok ilmu-ilmu sosial, tetapi pada kebijakan penyelenggaraan peminatan di SMA/MA, mata pelajaran Antropologi termasuk
dalam peminatan Bahasa dan Budaya. Dengan demikian, pemetaan kompetensi
Antropologi menjadi bagian dari kelompok IPS.
Berkaitan dengan penjelasan di atas, setelah mengikuti pembelajaran IPS di Pendidikan Dasar dan Kelompok Peminatan IPS di Pendidikan Menengah, peserta didik diharapkan dapat memiliki kompetensi sebagai berikut.

a. mengenal dan memahami konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan
masyarakat dan lingkungannya;
b. mengaplikasikan teori, pendekatan dan metode ilmu-ilmu sosial dan humaniora,
dalam penelitian sederhana dan mengomunikasikan secara lisan dan/atau tulisan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah dengan memanfaatkan teknologi informasi; berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, kreatif, inovatif, kolaboratif dan terampil menyelesaikan masalah dalam kehidupan masyarakat;
c. memahami dampak perkembangan ilmu pengetahuan terhadap perkembangan
teknologi dan kehidupan manusia baik di masa lalu maupun potensi dampaknya di masa depan bagi dirinya, orang lain, dan lingkungannya;
d. memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan serta bangga menjadi warga negara Indonesia; dan
e. berkomunikasi, bekerja sama, dan berdaya saing dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, global.

Kompetensi yang Diharapkan yang diharapkan kepada siswa bahwa pada Mata pelajaran IPS pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs dilanjutkan dan tidak terpisahkan dari mata pelajaran Geografi, Sosiologi, Ekonomi, dan Sejarah pada jenjang SMA/MA. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi Mata Pelajaran IPS SMP/MTs memperhatikan prinsip relevansi dan keberlanjutan (kontinuitas) dari kompetensi yang telah diberikan sebelumnya.


Untuk lebih lengkap tentang, Silabus dan RPP K13 SMP IPS Revisi2017 Pdf, silakan DOWNLOAD file lengkap  atau di SINI.


Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Jumat, 22 Desember 2017

Silabus K13 SMP Penjas Revisi Doc

Silabus K13 SMP Penjas Revisi Doc

Silabus K13 SMP Penjas Revisi Doc


Silabus K13 SMP Penjas Revisi DocSilabus K13 Mata Pelajaran  Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjas) Revisi 2017 yang memuat dari kelas 7,8 dan 9, untuk Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTS), yang merupakan program pendidikan nasional yang harus diajarkan. Silabus K13 Smp Penjas revisi 2017 dikembangkan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan rohani para siswa. Pada Silabus K13 SMP penjas revisi 2017 sebagai acuan untuk mengembangkan pola pikir siswa secara praktis, logis agar mampu meningkatakan aspek berpikir kritis, ketrampilan sosial dan kemampuan menyusuaikan emosional yang positif.

Disamping untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, Silabus K13 SMP Penjas revisi 2017 bertujuan untuk meningkatkan keterampilan gerak, keterampilan penalaran, tindakan moral, dan pola hidup sehat yang memperkenalkan lingkungan bersih melalui pembekalan pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani terpilih secara sistematis berdasarkan nilai-nilai social keagamaan.

Silabus bersifat pleksibel artinya guru dapat menyesuaikan materi-materi ajar sesuai dengan potensi local yang positif. komponen silabus mencakup kompetensi dasar, materi pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran dalam silabus merupakan alternative untuk mencapai tujuan kompetensi dasar.

Setelah proses belajar mengajar diharapakan dapat meningkatkan kebugaran jasmani. Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan disingkat (Penjas atau PJOK), agar mudah megingat nama mata pelajaran. PJOK merupakan mata pelajaran yang meruapakan integral dari pendidikan nasional yang harus diajarkan kepada para sisiwa di berbagai tingkatan satuan pendidikan.

Untuk lebih lebih lengkap file ini terdiri dari kelas VII, VIII,dan IX, Silabus K13 Smp PenjasRevisi Doc, silakan DOWNLOAD file lengkap atau kliks di SINI.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Rabu, 20 Desember 2017

Silabus K13 Bahasa Inggris SMP Pdf Revisi

Silabus K13 Bahasa Inggris SMP Pdf Revisi

Silabus K13 Bahasa Inggris SMP Pdf Revisi


Silabus K13 Bahasa Inggris SMP Pdf Revisi - Pengajaran Bahasa Inggris di SMP merupakan pengajaran dasar untuk pelajar di Indonesia. Silabus K13 Bahasa Inggris tingkat SMP/Mts telah mengalami revisi pada 2017 yang disesuaikan dengan perkembangan pendidikan dari revisi 2016 ke revisi 2017.  Pengajaran Bahasa Inggris di SMP bertujuan agar mampu berkomunikasi secara lisan dan tulisan yang berbasis kepada Tesk dan mengacu kepada  kesatuan makna dapat terdiri dari satu kata misalnya "No Smoking" dengan demikian pengajaran berbasis Genre sangat sesuai diterapkan.

Silabus disusun agar mudah dan teratur, efektif, efisien ketika disajikan oleh guru. Silabus merupakan acuan untuk pelaksanaan pembelajaran yang bersifat fleksibel bahwa guru dapat mengatur kembali sesuai dengan kompetensi siswa dan kondisi lingkungan masing-masing.

Pengajaran Bahasa Inggris, kompetensi yang diharapkan adalah kemampuan memahami kepada tiga (3) jenis Teks wacana, yaitu; (1) interpersonal, (2) transaksional, dan (3) fungsional, baik dalam berkomunikasi melalaui lisan maupun dalam bentuk tertulis. Pada tahap berikunya kemampuan  Literasi informasional, fungsi  sosial budaya, akademik, dan profesi. Melalui pengajaran Teks-teks tersebut diharapkan siswa mampu mengembangkan potensinya dalam berbagai pesan-pesan teks tersebut.

Untuk lebih sempurna tentang, Silabus K13 Bahasa Inggris SMP Pdf Revisi, berikut ini silakan cliks pada DONLOAD. Semoga bermanfaat kepada Bapak/ Ibu guru dalam pengajaran Bahasa Inggris. Amin.


Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Sabtu, 25 November 2017

Contoh Batas Pelajaran K13 Mts

Contoh Batas Pelajaran K13 Mts




Contoh Batas Pelajaran K13 MtsBatas Pelajaran juga disebut Jurnal Harian Kelas bertujuan untuk mencatat: mata pelajaran apa, materi apa, sudah sampai dimana disampaikan oleh guru yang bersangkutan di setiap kelas. Sehingga dapat diketahui batas pelajaran yang sudah disampaikan, maka perlu dicatat semua Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Disamping itu, guru juga perlu mencatat tersendiri melalui; jurnal pembelajaran harian memuat catatan guru tentang aktivitas mengajar yang telah dilaksanakan.

Contoh Batas Pelajaran K13 Mts

Buku Batas pelajaran atau Jurnal Harian Kelas digunakan untuk pencatatan kegiatan belajar mengajar tiap mata pelajaran dan kelas sebagai alat kontrol batas pelajaran. Jurnal Harian Kelas harus diikuti Daftar Hadir Siswa. Buku Batas pelajaran ada dua format, berikut ini adalah; Contoh Batas Pelajaran K13 Mts, ini dapat digunakan oleh SMP/MTs/SMA/MA/MAK/SMK. kecuali SD/MI. 
1. Gambar 1; Format pertama: 


Contoh Batas Pelajaran K13 Mts

2. Gambar contoh, format Batas Pelajaran;

Contoh Batas Pelajaran K13 Mts

Diiringi dengan Absensi kelas, dari absensi dapat diketahui jumlah siswa, sakit, izin atau alpa.
Contoh Daftar Hadir Siswa yang beriringan dengan Buku Batas Pelajaran: 

3. Gambar 3, Daftar Hadir Siswa

Contoh Batas Pelajaran K13 Mts

Catatan; Buku Batas Pelajaran K13 Mts atau Jurnal Harian Kelas dapat dipilih satu format dari nomor di atas. 
          1) Apabila mengambil format seperti pada gambar 1 maka Daftar Hadir                      mengikuti Daftar Hadir seperti pada gambar 3.
         2) Apabila mengambil format gambar pada No.2 maka Daftar Hadir boleh                   disesuaikan dipotong hanya sampai pada no.7 dan boleh juga diadopsi                  semuanya. 

Perangkat pembelajaran harus disiapkan oleh sekolah/ madrasah dan para guru dalam KBM yaitu; Buku Jurnal Harian kelas disiapkan oleh sekolah, tiap kelas. Istilah lain juga disebut, “Buku Jurnal Batas Pelajaran”, ini berguna untuk mencatat pelaksanaan pembelajaran setiap harinya. 

Artikel Terkait : Jurnal Agenda Guru SMA/MA

Jurnal Batas Pelajaran merupakan bukti phisik kinerja guru yang dilaksanakan sesuai dengan SK pengaturan beban mengajar (Roster atau jadwal mengajar). Pencatatan ini diperlukan untuk menjadi bukti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas atau batas pelajaran sebagai alat control oleh wali kelas dan kepada madrasah/sekolah terhadap kelangsungan proses pembelajaran di setiap kelas.

Jurnal Harian Kelas atau Batas Pelajaran K13 merupakan laporan pencatatan proses pembelajaran di kelas terhadap batas pelajaran dan kesesuai materi yang disampaikan. Kesuaian waktu penyampaian sesuai hari pertemuan efentif merupakan bagian dari etika guru professional. 

Demikian, Contoh Batas Pelajaran K13 Mts-ini bermanfaat kepada sekolah/ madrasah dan para guru dan pengawas sekolah.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

 
back to top