Jumat, 10 Mei 2019

Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan SMP 2018

Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan SMP 2018


http://www.admpembelajaran.com/2019/05/kriteria-kenaikan-kelas-dan-kelulusan-smp-2018_10.html

Penentuan kriteria Kenaikan Kelas dan kriteria kelulusan para siswa dari Satuan Pendidikan harus berpedoman kepada Panduan Penilaian yang dikeluarkan oleh tim direktorat pembinaan SMP 2017,  yang diterapkan pada tahun TA 2018, Penetapan kriteria kenaikan kelas dan keluusan siswa dengan memperhatikan;

1.   Kriteria kenaikan kelas
Kenaikan kelas peserta didik ditetapkan melalui  rapat dewan gurdengan  mempertimbangkan berbagai  aspek  yang telah disepakati oleh seluruh warga satuan pendidikan, seperti mini­ mal kehadiran, ketaatan pada tata tertib, dan peraturan lainnya yang berlaku  di satuan pendidikan tersebut. Peserta didik SMP dinyatakan naik kelas apabila memenuhi syarat:
a.  Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam  dua semester pada tahun pelajaran yang diikuti.
b.   Deskripsi sikap BAIK sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.
c.  Nilai ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan minimal BAIK sesuadengan  kriteria yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.
d.   Tidak memiliki  LEBIH DARI 2 (dua) mata pelajaran yang masing­masing nilai kompetensi pengetahuan dan/atau kompetensi keterampilan di bawah KKM atau belum tuntas.
e.      Kriteria lain yang dipandang perlu oleh satuan pendidikan.


2. Kriteria kelulusan
   Kelulusan dan  kriteria kelulusan peserta dididari  Satuan Pendidikan ditetapkan melalui  rapat  dewan guru. Peserta didik dinyatakan lulus dari Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Menengah setelah memenuhi syarat berikut.


a.      Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b.      Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal Baik;
c.      Lulus ujian satuan pendidikan;
d.      Mengikuti Ujian Nasional untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan; dan
e.      Kriteria lain yang dipandang perlu oleh satuan pendidikan.


  Perencanaan Penlaian

Satuan pendidikan menyusun perencanaan dalam bentuk PAS, PAT, US, dan USBN yang terpadu dalam program tahunan dan program semester. Contoh format program tahunan dan program semester terlampir.


Perencanaan penilaian hasil belajar  oleh satuan pendidikan di­uraikan sebagai berikut;


a.      Menetapkan KKM;
b.      Menyusun kisi­kisi penilaian mata pelajaran;
c.      Menyusun instrumen penilaian dan pedoman penskorannya;
d.      Melakukan analisis kualitas instrumen;
e.      Melakukan penilaian (pengujian);
f.       Mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan hasil penilaian;
g.      Melaporkan hasil penilaian; dan
h.     Memanfaatkan laporan hasil penilaian.


Perencanaan penilaian dapat disusun dalam bentuk Prosedur Operasional Standar (POS). POS merupakan panduan penyeleng­ garaan penilaian hasil belajar peserta didik oleh satuan pendidikan. Komponen POS antara lain pendahuluan, dasar hukum, pengertian, peserta, panitia,  pengembangan instrumen, bahan, pelaksanaan, pengolahan, penetapan kelulusan, pembiayaan, pemantauan, dan pelaporan.



Untuk mengefektifkan penyelenggaraan penilaian hasil belajar, satuan pendidikan perlu membentuk tim pengembang penilaian dengan tugas antara lain merencanakan dan melaksanakasegala sesuatu  terkait kegiatan PAS PAT, US dan USBN,   misalnya  penetapan jadwal pelaksanaan, penataan ruang, dan pengawas ruang.

Demikian semoga penilaian oleh pendidik dan satuan sekoalah sudah memenuhi kriteria tersebut dalam memutuskan kenaikan dan kelulusan siswanya.
  Diadopsi dariPanduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)oleh tim direktorat pembinaan SMP 2017, Cetakan Keempat, 2017

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Be the first to reply!

Posting Komentar

 
back to top