Kamis, 05 Juli 2018

Modul Pelatihan K13 Revisi 2018 PAI SMA

Modul Pelatihan K13 Revisi 2018 PAI SMA


Modul Pelatihan K13 Revisi 2018 PAI SMA

Modul Pelatihan K13 Revisi 2018 PAI SMA-Tahun ajaran 2018/2019 semua sekolah harus menggunakan Kurikulum 2013 tanpa kecuali, permintaan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad, Karena tahun ini adalah tahun terakhir pelatihan dan sosialisasi para guru terhadap kurikulun2013 revisi 2017, penerapanya pada tahun 2018/2019 secara menyeluruh. Kurikulum 2013 sebagai implementasi peraturan presiden nomor 87 Tahun 2017.

Dalam Modul Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 SMA Tahun 2018, memuat Modul Pelatihan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti Kurikulum 2013. Modul ini terdiri atas 4 (empat) seri modul yang disusun sedemikian rupa  sesuai  dengan  kebutuhan  guru  dalam  melaksanakan  Kurikulum  2013  sesuai  dengankonsep dan pelaksanaannya. Masing-masing modul terdiri  atas uraian singkat materi, fokus modul, penugasan, dan refleksi.

Modul Pelatihan K13 Revisi 2018 PAI dan Budi Pekerti SMA

Modul-modul tersebut adalah:
1.   Modul 1: Analisis Kompetensi, MateriPembelajaran, dan Penilaian
2.   Modul 2: Perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
3.   Modul 3: Praktek Pembelajaran dan Penilaian
4.   Modul 4: Praktek Pengolahan dan Pelaporan Penilaian HasiBelajar

Semoga modul-modul ini dapat membantu para guru dalam memahami dan mempersiapkan pembelajaran di sekolah.
Perbaikan kurikulum  tersebut berlandaskan  pada  landasan  kebijakan Menteri Pendidikandan Kebudayaan yangtertuang dalam Peraturan Menteri

Pendidian dan Kebudayaan Nomor 160 tahun 2014 tentang  Pemberlakuan   Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013. Pelaksanaan Perbaikannya  juga  atas  dasar  masukan  dari  berbagai  lapisan  publik (masyarakat sipil, asosiasi profesi, perguruan tinggi, dunia persekolahan) terhadap ide,dokumen, dan implementasi kurikulum yang diperoleh melalui monitoring dan evaluasi dari berbagai media. 

Modul Pelatihan K13 Revisi 2018 PAI SMA, Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi  serta masukan publik tersebut,terdapat beberapa masukan umum,  terdapat beberapa masukan umum, antara lain adanya pemahaman yang kurang tepat oleh masyarakat yang diakibatkan oleh format penyajian dan nomenklatur dalam  Kurikulum 2013: (1)  Kompetensi Dasar (KD)  pada Kompetensi Inti 1 (KI-1) dan KD pada KI-2 yang dianggap kurang logis dikaitkan dengan karakteristik mata pelajaran; (2) terindikasi adanya inkonsistensi  antara  KD  dalam  silabus  dan  buku  teks  (baik  lingkup  materi  maupun urutannya);  (3)  belum  ada  pernyataan  eksplisit  dalam  dokumen  kurikulum  tentang perlunya peserta didik lebih melek teknologi; (4) format penilaian dianggap terlalu rumit dan perlu penyederhanaan; (5) penegasan kembali pengertian pembelajaran saintifik yang bukan satu-satunya pendekatan dalam proses pembelajaran di kelas; (6) penyelarasan dan perbaikan teknis buku teks pelajaran agar mudah dipelajari oleh peserta didik.

Secara umum, perbaikan Kurikulum 2013 bertujuan agar selaras antara ide, desain, dokumen, dan pelaksanaannya. Secara khusus, perbaikan Kurikulum 2013 bertujuan menyelaraskan antara SKL, KI,KD, pembelajaran, penilaian, dan buku teks.

Perbaikan tersebut pada tahun 2017 disesuaikan dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Ini hanya cupikan buku Modul pelatihan kurikulum 2013 revisi 2018 pendidiakan agama Islam dan Budi Pekerti. Bila mau lengkap downlod di bawah ini.

Mau download secara lengkap tentang, Modul Pelatihan K13 Revisi 2018 PAI SMA, klik Download 

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Jumat, 30 Maret 2018

Buku Tema 5 Kelas 2 Revisi 2017 Pdf

Buku Tema 5 Kelas 2 Revisi 2017 Pdf

Buku Tema 5 Kelas 2 Revisi 2017 Pdf


Buku Tema 5 Pengalamanku Buku Tematik Terpadu kurikulum 2013 sebagai buku pengangan guru SD/MI Kelas 2 Revisi 2017Buku   ini   terdiri  atas 4 subtema, yaitu  Pengalamanku di Rumah, Pengalamanku di Sekolah, Pengalamanku di Tempat Bermain, dan Pengalamanku di Tempat Wisata. Dalam setiap subtema terdiri atas 6 pembelajaran dan diberikan refleksi dengan ikon “Sekarang Aku Bisa”  di setiap akhir subtema. Melalui refleksi ini  diharapkan siswa mampu mengukur sendiri kompetensi yang  telah dikuasainya setelah mengikuti proses pembelajaran selama 1 subtema.

Buku ini mengadopsi pendekatan tematik terpadu dalam setiap pembelajaran. Pendekatan tematik terpadu dipilih dengan beberapa pertimbangan. Pertama, sesuai  perkembangannya lebih   mudah  memahami  pengetahuan  faktual, diajak melalui tema-tema  siswa dapat diajak mengikuti proses pembelajaran transdisipliner di mana kompetensi yang  diajarkan dikaitkan dengan konteks siswa  dan  lingkungannya. Kedua,   melalui  pendekatan  tematik  terpadu, pembelajaran  multidisipliner-interdisipliner dapat  diwujudkan  sehingga tumpang  tindih antarmateri  pembelajaran yang   selama  ini   terjadi dapat dihindari  demi  tercapainya  efisiensi materi  pembelajaran  dan  efektivitas penyerapannya oleh  siswa.

Buku   ini  disusun mengacu kepada kurikulum berbasis kompetensi sesuai dengan amanat Kurikulum  2013.  Di  dalamnya dirumuskan secara terpadu kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang  harus dikuasai oleh siswa. Selain itu,  dirumuskan juga proses pembelajaran dan penilaian yang diperlukan untuk  memastikan  ketercapaian  kompetensi  yang   diinginkan. Proses pembelajaran yang dirancang berbasis pada aktivitas dengan melibatkan siswa secara aktif  dalam proses pembelajaran. Di dalamnya dirancang urutan pembelajaran yang  dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan yang  harus dilakukan siswa. Buku Tema 5 Kelas 2 Revisi 2017 pdf  untuk SD/MI ini  mengarahkan kepada kegiatan yang  harus dilakukan siswa bersama  guru dan  teman-teman  sekelasnya untuk mencapai kompetensi tertentu. Pemanfaatan buku   ini  mengarahkan siswa untuk kegiatan hanya yang  tercantum di  dalamnya secara mandiri atau kelompok. Buku  ini  bukan hanya buku  yang  materinya dibaca, diisi, ataupun dihafal.

Buku Tema 5 Kelas 2 Revisi 2017 Pdf  ini baru menjabarkan usaha minimal yang  harus dilakukan siswa untuk mencapai  kompetensi yang   diharapkan.  Sesuai dengan  pendekatan  yang digunakan dalam Kurikulum  2013,  siswa hendaknya diajak untuk mencari sumber belajar lain  yang  tersedia dan terbentang luas di  sekitarnya. Peran dan  kreativitas guru dalam  meningkatkan dan  menyesuaikan daya serap siswa dengan  ketersediaan kegiatan pada  buku   ini  sangat  penting. Guru dapat memperkaya pemahaman dan pengalaman siswa dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain  yang  sesuai dan relevan yang  serta bersumber dari  lingkungan sosial dan alam sekitar.

Untuk lebih sempurna buku ini, Buku Tema 5 Kelas 2 Revisi 2017 Pdf, silakan Download dengan klik berikut pada DOWNLOAD. Demikian semoga bermanfaat kepada teman-teman guru.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Senin, 05 Maret 2018

Buku Kerja Guru K13 Revisi 2018

Buku Kerja Guru K13 Revisi 2018


Buku Kerja Guru K13 Revisi 2018

Dalam kurikulum 2013 telah terjadi penyempurnaan kembali sebagaimana hasil rapat Bimtek Kemdikbud bahwa, Buku Kerja Guru K13 Revisi 2018, sebagai bagian dari tugas proses belajar mengajar (PBM), guru harus menyiapkan buku kerjanya pada tahun ajaran baru 2018 diharapkan dapat melengkapi buku kerja guru sebagaimana diuraikan dibawah 4 kelompok buku kerja. Disamping menyiapkan buku kerja guru sebagai bagian kompetensi paedagogik. Bahwa  melaksanakan PBM adalah satu bagian, administrasi (buku guru) adalah bahagian yang kedua penting dan perlu dipersiapkannya di awal tahun ajaran baru.

Dalam hal system penilaian setelah terjadi kegiatan pembelajaran atau PBM guru harus melakukan penilaian (evaluasi) kepada siswa. Dalam hal penilaian jika terjadi perbedaan jumlah skors dari hasil penilaian pada satu Kompetensi Dasar (KD), misalnya ada dua tahap “Nilai Praktek” dalam satu KD, maka nilai yang diambil adalah nilai yang tertinggi. Perhitungan Nilai keterampilan “dalam satu KD ditotal penilain yang terdiri dari;  (Praktek, Produk, Portopolio), dan diambil nilai rata-rata. Untuk pengetahuan, bobot penilaian harian, dan penilaian akhir semester itu sama. Di samping itu penerapan Pendekatan scientific 5 M tidak perlu diterapkan secara bersamaan, tapi disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu tergantung materi yang sesuai penerapannya.  

Buku Kerja Guru K13 Revisi 2018

Kelengkapan Buku Kerja Guru ada 4 kelompok yaitu Administrasi Guru 2018 yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut:

A. BUKU KERJA 1 :
1. SKL, KI, dan KD
2. Silabus
3. RPP
4. KKM

B. BUKU KERJA 2 :
1. Kode Etik Guru
2. Ikrar Guru
3. Tata Tertib Guru
4. Pembiasaan Guru
5. Kalender Pendidikan
6. Alokasi Waktu
7. Program Tahunan
8. Program Semester
9. Jurnal Agenda Guru

C. BUKU KERJA 3 :
1. Daftar Hadir
2. Daftar Nilai
3. Penilaian Akhlak/Kepr
4. Analisis Hasil Ulangan
5. Progpel Perbaikan & Pengayaan
6. Daftar buku Pegawai Guru/Siswa
7. Jadwal Mengajar
8. Daya Serap Siswa
9. Kumpulan Kisi soal
10. Kumpulan Soal
11. Analisis Butir Soal
12. Perbaikan Soal

D. BUKU KERJA 4 :
1. Daftar Evaluasi Diri Kerja Guru
2. Program Tindak Lanjut Kerja Guru


Inilah informasi kepada guru bahwa; Buku Kerja Guru K13 Edisi 2018, merupakan konsekwensi penyempurnaan kelengkapan administrasi guru yang harus dilengkapi disamping PBM.

Penerapan kelengkapan, Buku Kerja Guru k13 edisi 2018, dengan kata lain adalah administrasi guru ini diharapakan tahun ajaran baru 2018 ini dapat disiapkan oleh guru. Disamping administrasi lainnya, misalnya; Buku Catatan Kelebihan dan Kekurangan Siswa, dan buku adminstrasi lainnya. Demikian semoga bermanfaat. 

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Sabtu, 03 Maret 2018

Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017 Pdf

Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017 Pdf 

Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017 Pdf



Silabus Matematika SMPdirancang agar menjadi pedoman para guru dalam melaksanakan kegitan pembelajaran sesuai dengan tingkatan dan tuntutannya, seperti Silabus SMP/MTS Kurikulum 2013 Revisi 2017 ini. Bahwa perubahan Silabus merupakan suatu tuntutan sesuai dengan kemajuan pola pikir masyarakat untuk maju, sehingga penyesuai itu diperlukan untuk mengantisipasi masksud tersebut,  agar siswa memiliki kecakapan atau kemahiran matematika sebagai bagian dari kecakapan hidup yang harus dimiliki siswa, diharapkan para siswa memiliki empat (4) kompetensi yaitu; sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan, terutama dalam pengembangan penalaran, komunikasi, dan pemecahan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari dengan melakukan proses pembelajaran secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis siswa. Penyusunan silabus ini dipandang sudah memenuhi maksud tersebut.  


Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017, disusun dengan format dan penyajian/penulisan yang sederhana sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan oleh guru. Urutan materi yang disajikan lebih efisien, tidak terlalu banyak halaman namun lingkup dan substansinya tidak berkurang, serta tetap mempertimbangkan tata urutan (sequence) materi dan kompetensinya. Penyusunan silabus ini dilakukan dengan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum; mudah diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh peserta didik (learnable); terukur pencapainnya (measurable); dan bermakna untuk dipelajari (worthto learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikan peserta didik.

Setelah proses pembelajaran Matermatika, Kompetensi yang diharapkan memberikan kontribusi dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan pendidikan dasar dan pendidikan menengah melalui pengalaman belajar, agar mampu; menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, melakukan operasi matematikan untuk mensederhanakan analisi komponen penalaran matematis yang meliputi membuat generalisasi berdasarkan Pola, fakta, fenomena atau data yang ada, mengomunikasikan gagasan melalui simbol, tabel, dan lain-lain, dengan tujuan dapat Menumbuhkan sikap positif seperti sikap logis, kritis, cermat, teliti dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah matematis.

Artikel ini hanya ringkasan dari buku model silabus mata pelajaran matematika SMP/MTS 2017. Untuk kesempurnaannya Silakan DOWNLOAD saja. Silabus Matematika SMP K13 Revisi 2017 Pdf, Boleh juga di SINI.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Jumat, 23 Februari 2018

Silabus K13 Revisi 2017 SD Tematik Terpadu

Silabus K13 Revisi 2017 SD Tematik Terpadu 

Silabus K13 Revisi 2017 SD Tematik Terpadu


Silabus Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) Tematik Terpadu Revisi 2017 bahwa; Silabus K13 Revisi 2017 SD Tematik Terpaduini terdiri dari mata pelajaran yaitu: PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Seni Budaya dan Prakarya, dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Untuk mata pelajaran Pendidikan Agama (PAI) dan Budi Pekerti adalah mata pelajaran yang berdiri sendiri tidak termasuk tematik dari semua tingkatan. Tematik Terpadu maksudnya satu paket atau satu kelompok mata pelajaran yang diajarkan secara bersamaan dalam satu tema tertentu.  

Pembelajaran Tematik dilaksanakan di semua kelas di SD/MI baik di kelas I-III (kelas rendah) maupun kelas IV–VI (kelas tinggi). Di kelas rendah belum ada mata pelajaran IPA dan IPS yang berdiri sendiri. Namun, untuk mata pelajaran IPA dan IPS diintegrasikan ke dalam mata pelajaran bahasa Indonesia.  Dalam hal ini, pembelajaran Tematik di tingkat SD/MI hanya sampai dengan kelas III untuk mata pelajaran Matematika dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Sedangkan pada  kelas IV, V, dan VI diajarkan sebagai mata pelajaran yang berdiri sendiri.

Pembelajaran Tematik diajarkan secara bersamaan per paket dan tidak diajarkan secara terpisah agar pembelajaran dapat memberikan makna yang utuh sebagaimana Tema. Tema yang pilih diusahakan yang mendekati hal-hal yang dialami para murid. Pembelajaran tematik disusun berdasarkan berbagai proses integrasi yaitu integrasi intradisipliner, multi-disipliner inter-disipliner, dan trans-disipliner. Muatan-muatan yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran merujuk pada aktivitas besar yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, yaitu kemaritiman, agraris, dan niaga/jasa.

Jadi apa yang membedakan, Silabus K13 Revisi 2017 SD Tematik Terpadu, dengan model pelbelajaran kurikulum sebelumnya. Bahwa pada; Silabus K13 Revisi 2017 SDModel Silabus Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) Tematik Terpadu Revisi 2017 menekankan kepada; Pertama pengajaran Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang terfokus kepada lima (5) karakter yaitu; (1).Religius, (2).Nasionalis, (3).Mandiri, (4).Gotong royong dan (5).Integritas). Kedua, yaitu denga istilah; 4C (1) Creative, (2) Critical Thinking, (3) Communicative, and (4) Collaborative). Sebagai usaha untuk meraih keunggulan abad 21. Ketiga Higher Order Thinking Skill (HOTS)  yaitu pengajaran cara berpikir tingkat tinggi bahwa soal-soal yang dirancang harus memiliki tingkat kesukaran tingi misal dengan memperhatikan kata yang dipakai dalam proses pembelaran seperti disebutkan Bloom tentang kata kerja operasional (KKO). 


Lihat Artikel Terkait, Kata Kerja Operasional (KKO) Teori Bloom

Untuk Lebih sempurna tentang Model Silabus Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) Tematik Terpadu Revisi 2017 yaitu; Silabus K13 Revisi 2017 SD Tematik Silakan  DOWNLOAD  aja  atau Klik di  SINI

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Selasa, 20 Februari 2018

27 Cara Menjadi Guru Kelas Efektif

27 Cara Menjadi Guru Kelas Efektif

27 Cara Menjadi Guru Kelas Efektif

Berbagai pendekatan- cara guru efektif agar tercipta proses pembelajaran yang baik, menyenangkan para murid sehingga tujuan pendidikan nasional tercapai, menjadi anak cerdas dan beraklak mulia. Dalam hal ini, 27 Cara Menjadi Guru Kelas Efektif- dipandang efektif untuk guru kelas dalam melaksanakan proses pembelajaran.

1. Bergabunglah dengan guru terbaik
2. Pertahankan kontak dengan keluarga
3. Baca teknik pengajaran terbaik
4. Selidiki penemuan baru dengan kelas
5. Memasukkan musik ke dalam kelas
6. Tantang siswa Anda di luar jangkauan mereka saat ini
7. Memasukkan media sosial
8. Menghargai usaha yang bagus
9. Percobaan di kelas
10. Ciptakan perspektif global
11. Dorong banyak pertanyaan
12. Jangan band-aid atau menutupi kebingungan siswa
13. Berikan semua peralatan kepada siswa Anda untuk sukses
14. Banyak Tidur (istirahat)
15. Pertahankan makanan sehat
16. Jangan meninggikan suara Anda. Pertahankan kendali Anda
17. Jangan tarik gigi. dorong siswa bersama
18. Tumbuh bersama dengan kelasmu
19. Jatuhkan pelajaran Anda di dunia mereka
20. Pertahankan tingkat energi Anda
21. Temukan kunci keberhasilan setiap siswa dan gunakanlah
22. Dorong keluar dari kotak berpikir
23. Biarkan siswa mengekspresikan diri mereka menggunakan seni
24. Biarkan siswa menghapusnya kemarin dan mulai dengan bersih setiap hari
25. Hentikan ceramah dan biarkan siswa berbicara
26. Ngobrol dengan murid-muridmu
27. Jangkau siswa yang berjuang dan siswa yang sukses.

Sumber: www.educatorstechnology.com

Inilah masukan untuk guru kelas bahwa ada, 27 Cara Menjadi Guru Kelas Efektif, yang mungkin dapat diterapkan di kelas dalam membina, membimbing dan dalam proses pembelajaran serta membangun komunikasi dengan orangtua/ wali muri. semoga berguna.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Jumat, 16 Februari 2018

Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf

Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf

Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf



A. Pengertian RPP
Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran yang dilakukan sebagai persiapan oleh guru kepada siswanya sebagai langkah awal dalam proses belajar mengajar (PBM) ketika tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan berdasarkan  silabus sebagai usaha untuk mencapai Kompetensi Dasar (KD) yang dikembangkan secara rinci mengacu pada silabus, buku teks pelajaran, dan buku panduan guru. RPP dikembangkan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran. Bertujuan agar persiapan guru ketika melaksanakan proses pembelajaran sudah siap RPP.

RPP disusun dengan memperhatikan; perbedaan kemampuan tingkat intelektual, bakat, motivasi belajar, minat, potensi, kemampuan sosial, gaya belajar,emosi, latar belakang budaya, kebutuhan khusus, , norma, kecepatan belajarnilai, dan/atau lingkungan peserta didik. Tahapan pelaksanaan proses pembelajaran adalah untuk membantu peserta didik mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan

Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis sebagai langkah awal dari proses pembelajaran. Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran dapat berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, dan efisien dalam rangka mengembangkan ketrampilan berpikir tingkat tinggi. RPP disusun berdasarkan serangkaian KD yang dilaksanakan tiap pertemuan. Penyusunan RPP ini dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun pelajaran, namun perlu diperbaharui sebelum pembelajaran dilaksanakan.

Pengembangan RPP dapat dilakukan secara mandiri atau secara berkelompok melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di sekolah/madrasah. Sebaiknya hal ini dikoordinasi, difasilitasi, dan disupervisi oleh kepala sekolah/madrasah atau guru senior yang ditunjuk oleh kepala sekolah/madrasah.Pengembangan RPP yang dilakukan oleh guru secara berkelompok melalui MGMP antarsekolah atau antarwilayah dikoordinasikan dan disupervisi oleh pengawas atau Dinas Pendidikan atau Kantor Kementerian Agama setempat.

Lihat artikel Terkait, Modul Penyusunan Soal HOTS Pdf

Dalam Kurikulum 2013 sebagaimana disebutkan dalam Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah bahwa peserta didik harus diajarkan untuk mencari tahu bukan diberi tahu. Prinsip ini merujuk pada konsep pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student active learning).

B. Prinsip Penyusunan RPP
Prinsip yang harus diperhatikan guru yaitu;
1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
2. Berpusat pada peserta didik
3. Berbasis konteks
4. Berorientasi kekinian
5. Mengembangkan kemandirian belajar
6. Memberi umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran
7. Memiliki keterkaitan dan keterpaduan antarkompetensi dan/atauantarmuatan
8. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi


Peserta didik adalah subjek yang memiliki kemampuan untuk secara aktif mencari, mengolah, mengonstruksi, dan menggunakan pengetahuan. Agar benar-benar memahami dan dapat menerapkan pengetahuan, peserta didik perlu didorong untuk bekerja memecahkan masalah, menemukan segala sesuatu untuk dirinya, dan berupaya keras mewujudkanide-idenya.


Untuk Lengkap, Panduan Penyusunan RPP SMP K13 Revisi 2017 Pdf, silakan DOWNLOAD atau klik di SINI.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

 
back to top