Minggu, 25 November 2018

Aplikasi Analisis Ulangan Harian K13

Aplikasi Analisis Ulangan Harian K13

Aplikasi Analisis Ulangan Harian K13


Bahagian dari Adm pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh para guru setelah melaksanakan proses pembelajaran maka harus melaksanakan evaluasi (ujian) atau penilaian, kemudian melaksanakan analisis ulangan harian (enaknya menggunakan aplikasi exel seperti ini). Ketika melaksanakan, analisis hasil ulangan harian, tentu hasilnya ada yang remedial  dan ada yang pengayaan. Kepada yang hasilnya (skors) tidak mencapai Kriteria Ketentuasan Minimal (KKM) maka harus dilaksanakan remedial dan yang sudah mencapai skors batas KKM harus diberikan pengayaan

Pengertian Remedial dan Pengayaan

Remedial adalah pengulangan pengajaran terhadap kompetensi Dasar (KD) atau indicator tertentu sesuai hasil analisis. Setelah pengulangan pengajaran kemudian melakukan ujian kembali pada materi tertentu. Sedangkan apabila setelah ujian dan hasil ujian tidak tuntas dan dilaksanakan test (Ujian) langsung tanpa pengajaran kembali itu tidak sesuai prosedur dalam proses pembelajaran, ini disebut test remedial. Sedangkan, pengayaan adalah penguatan pemberian materi yang berkenaan dengan hasil test tersebut. 

Perlu diingat dalam pelaksanaan remedial atau disebut pengulangan pengajaran (remedial teaching) pada materi tertentu kemudian di test lagi. Setelah 2-3 kali belum berhasil mencapai skors KKM maka harus diadakan pengajaran secara perlahan (oral teaching) khusus kepada siswa tertentu. Apa bila hasil Ulangan Harian tidak mencapai tingkat  kelulusan minimal 70% pada indikator tertentu maka wajib mengulang proses pembelajaran. 

Demikian sedikit pemahaman tentang remedial dan pengayaan yang berhubungan dengan analisis hasil ulangan harian. Semoga dapat menambah pengatahuan tentang “remedial”, dan “pengayaan”. bermanfaat dalam melakasanakan proses belajar mengajar dan Analisis Hasil Ulangan Harian, para siswa. Silakan gunakan aplikasi ini semoga membantu ada dalam melaksanakan analisis hasil ulangan harian. 

Pada kurikulum 2013 semua sebutan/ istilah “Ujian” diganti menjadi “Penilaian”. Misalnya; Ulangan Harian (UH) menjadi Penilaian Harian (PH), Ujian Tengah Semester (UTS) menjadi Penilaian Tengah Semester (PTS), Ujian semester menjadi Penilaian Semester, demikian juga dengan sebutan ujian lainnya. Ulangan Harian disebut juga latihan untuk mengetahui batas kemampuan para siswa pada KD atau materi tertentu. Ulangan Harian dapat berupa Test maupun non test (ujian pengamatan). Pengertian ujian adalah Ujian berarti hasil menguji; hasil memeriksa. 

Berikut ini disajikan contoh; aplikasi analisis hasil ulangan harian, dalam hal ini tentu ada soal Pilihan Ganda (PG) dan soal Essay. Semua jenis ujian harus dianalisis tujuannya untuk mengetahui kemampuan para siswa pada kompetensi dasar (KD) atau pada indikator mana saja yang belum diketahui atau belum dikuasai oleh siswa. Sehingga para guru dapat memetakan kemampuan para siswa.

Mau Aplikasinya  DI SINI DOWNLOAD.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Sabtu, 06 Oktober 2018

Juknis Penilaian K13 Revisi 2018 MI/Mts/MA

Juknis Penilaian K13 Revisi 2018 MI/MTs/MA

Juknis Penilaian K13 Revisi 2018 MI/Mts/MA

Petunjuk Teknis (Juknis)Penilaian  Hasil  Belajar  siswa kurikulum 2013 (K13) revisi 2018 di Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA),  bertujuan menyesuaikan teknis penilaian K13 yang berlaku di dinas pendidikan, sehingga Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyusun Petunjuk Teknis  (Juknis) Penilaian Kurikulum 2013 (K13) Revisi 2018 pada madrasah di tiap jenjang yaitu; MI/Mts/MA.

Tujuan penyusunan Juknis ini agar menjadi panduan bagi  pendidik  dan  satuan pendidikan dalam melaksanakan penilaian  hasil   belajar siswa  di setiap jenjang  madrasah sebagai payung hukum system penilaian tersebut. Pada dasarnya system pendidikan yang berlaku di dinas pendidikan secara otomatis madrasah mengikutinya.  

Juknis Penilaian K13 revisi 2018 MI/Mts/MA ini bertujuan untuk mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan pada tiap satuan pendidikan. Untuk kelancaran implementasi penilaian hasil belajar di tiap jenjang satuan pendidikan mulai dari MI,Mts dan MA. Juknis Penilaian K13 Revisi 2018 MI/Mts/MA, ditetapkan berdasarkan SK Dirjen Dirjen Pendis Nomor 5161, 5162 dan 3751 Tahun 2018.

Konsep Pelaksanaan  penilaian di MI/Mts/MA mengacu pada standar penilaian antara lain sebagai  berikut: a). Penilaian Otentik, b).Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), c). Interval Pridikat.


Juknis Penilaian K13 Revisi 2018 MI/Mts/MA

Penilaian K13 Revisi 2018 MI/Mts/MA, berdasarkan konsep penilaian berikut;
1.  Penilaian  yang dilakukan oleh guru bukan hanya penilaian atas pembelajaran (assessment of learning), melainkan juga penilaian untuk pembelajaran (assessment for learning) dan penilaian sebagai pembelajaran  (assessment as  learning)
2.    Penilaian  diarahkan  untuk   mengukur  pencapaian kompetensi dasar (KO)  pada Kompetensi Inti (KI),  yaitu    KI-l,   KI-2,  KI-3,  dan   KI-4.
3.     Penilaian menggunakan acuan kriteria,yaitu penilaian yang membandingkan capaian peserta didik dengan kriteria kompetensi yang ditetapkan. Hasil     penilaian seorang  peserta didik,baik  formatif maupun sumatif, tidak      dibandingkan  dengan  hasil  peserta     didik lainnya namun dibandingkan dengan penguasaan kompetensi yang ditetapkan. Kompetensi yang ditetapkan     merupakan ketuntasan belajar  minimal  yang disebut   juga dengan Kriteria    Ketuntasan Minimal  (KKM).
4.    Penilaian     dilakukan      secara     terencana      dan     berkelanjutan,artinya semua      indikator       diukur, kemudian         hasilnya      dianalisis      untuk menentukan     KO  yang    telah    dan   yang    belum   dikuasai    peserta   didik, serta   untuk    mengetahui    kesulitan   belajar  peserta   didik.
5.    Hasil    penilaian    dianalisis    untuk      menentukan     tindak   lanjut,   berupa program remedial   bagi   peserta   didik    dengan   pencapaian    kompetensi dibawah   ketuntasan     dan   program   pengayaan    bagi   peserta   didik   yang telah    memenuhi    ketuntasan.Hasil      penilaian   juga    digunakan    sebagai umpan  balik   bagi   guru   untuk    memperbaiki   proses  pembelajaran.


Prinsip  Penilaian
Juknis Penilaian K13 Revisi 2018 MI/Mts/MA, bahwa dalam  melakukan    penilaian   hasil  belajar   agar    hasilnya   dapat   diterima oleh   semua   pihak,   baik   yang  dinilai,  yang  menilai,   maupun    pihak  lain yang  akan  menggunakan    hasil  penilaian,   maka  kegiatan  penilaian   harus merujuk  kepada  prinsip-prinsip    penilaian,   sebagai  berikut.

1.  Sahih
Penilaian   harus  sahih   atau  valid,  yaitu   mengukur   berdasar  pada data yang mencerminkan kemampuan   yang diukur.

2.   Objektif
Penilaian tidak dipengaruhiolehsubjektivitaspenilai. Karena itu, perludirumuskan    petunjuk  teknispenilaian   (rubrik) sehingga dapat menyamakan   persepsi  penilai  dan   meminimalisirsubjektivitas.

4.   Adil
Penilaian     tidak    menguntungkan       atau      merugikan     peserta     didik karena  perbedaan   latar   belakang  agama,  suku,  budaya,  adat   istiadat, status    social  ekonomi,gender,golongan     dan    hal-hal   lain.    Perbedaan hasil   penilaian    semata-mata     harus    disebabkan     oleh       berbedanya capaian  hasil  belajar  peserta  didik pada  kompetensi   yang dinilai.

5Terpadu
Berarti   penilaian    oleh    pendidik    merupakan     salah   satu     komponen yang tak   terpisahkan    dari   kegiatan  pembelajaran.

6.  Terbuka
Prosedur   penilaian   dan    criteria   penilaian    harus   terbuka,   jelas     dan dapat    diketahui     oleh     siapapun     yang    berkepentingan.Oalam       era keterbukaan    seperti   sekarang,   pihak  yang  dinilai  yaitu  peserta   didik dan   pengguna   hasil  penilaian   berhak   mengetahui    proses   dan   acuan yang   digunakan     dalam   penilaian,    sehingga    hasil   penilaian    dapat diterima  oleh   semua  pihak.

7.   Menyeluruh   dan   berkesinambungan
Penilaian oleh pendidik mencakup  semua aspek kompetensi dengan menggunakan       berbagai     teknik     penilaian     yang     sesuai,     untuk memantau   perkembangan    kemampuan   peserta  didik.

8.   Sistematis
Penilaian  dilakukan   secara  berencana   dan   bertahap   denganmengikuti langkah-langkah   baku.

9.   Beracuan   Kriteria
Penilaian pada kurikulum berbasis kompetensi menggunakan acuan kriteria.Artinya     untuk menyatakan seorang peserta didik telah kompeten atau belum, bukan    dibandingkan terhadap capaian teman-minimal disebut tuntas, dapat melanjutkan     pembelajaran     untuk mencapai    kompetensi   berikutnya,   sedangkan peserta  didik   yang belum  mencapai   Kriteria  Ketuntasan Minimal (KKM) wajib menempuh   remedial.

10Akuntabel
Penilaian  dapat dipertanggung jawabkan,  baik dari segi teknik, prosedur   maupun   hasilnya. Penilaian hasil belajar adalah  proses  pengumpulam informasi/ data   tentang capaian kompetensi   peserta   didik   dalam  aspek  sikap,  pengetahuan  dan keterampilan.  Juknis penilaian K13 MI ini beroientasi  sebagai berikut;
1.    Penilaian Sikap
2.    Teknik    Penilaian    Sikap
3.    Observasi
4.    Contoh Format dan  Pengisian Jumal  guru  mata  pelajaran

Penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran pada madrasah baik jenjang Madrasah  Ibtidaiyah (MI), Madrasah  Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) merujuk pada peraturan dari Pemerintah Republik Indonesia, baik yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama maupun Kementerian Pendidikan Nasional serta peraturan perundangan-undangan  lainya  yang   relevan.

Download File:


Artikel Terkait; Juknis Penilaian MI 2018

Demikian uraian singkat tentang, Juknis Penilaian Kurikulum 2013 (K13) Revisi 2018 MI/Mts/MA, agar menjadi panduan bagi  pendidik  dan  satuan pendidikan dalam melaksanakan  penilaian   hasil   belajar siswa  di setiap jenjang  madrasah. Uraian di atas hanya ringkasan dari SK Dirjen Pendis tersebut, yang sempurna silakan download aja pada link tsb. 

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Sabtu, 29 September 2018

Juknis Penilaian MI 2018


Juknis Penilaian MI 2018           


Juknis Penilaian MI 2018

Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Hasil Belajar Siswa Pada Madrasah Ibtidaiyah (MI). Setelah proses pembelajaran para siswa harus diukur melalui penilaian, hasil penilaian akan menjadi tolak ukur tingkat keberhasilan proses pembelajaran. Untuk itu perlu ditetapkan, Petunjuk Teknis  (Juknis) Penilaian di MI. Sehingga Tahun Pelajaran 2018/2019 sudah Juknis penilaian.  Dalam rangka mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan pada MI perlu diadakan penilaian hasil belajar oleh pendidik dan satuan pendidikan. 

Untuk kelancaran implementasi penilaian hasil belajar pada Madrasah Ibtidaiyah perlu disusun Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Hasil Belajar pada Madrasah Ibtidaiyah (MI). Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar pada Madrasah Ibtidaiyah; SK Dirjen Pendis Nomor 5161 Tahun 2018.  

Artikel Terkait; Juknis Penilaian K13 Revisi 2018 MI/MTs/MA

Berikut ini kami lampirkan SK dimaksud,



KEPUTUSAN  DIREKTUR JENDERAL  PENDIDIKAN ISLAM 
NOMOR    5161    TAHUN  2018

TENTANG

PETUNJUK  TEKNIS   PENILAIAN HASIL  BELAJAR 
PADA  MADRASAH IBTIDAIYAH



Juknis Penilaian MI 2018 ini kiranya bisa menjadi rujukan kepada bapak ibu dalam menilai para siswa. Silakan download aja biar lengkap tentang, Juknis Penilaian MI 2018 ini kepada Bapak/Ibuk boleh DONLOAD, Petunjuk Teknis Penilaian Madrasah hasil belajar tingkat MI 2018, versi Pdf, silakan Klik di SINI


Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Sabtu, 22 September 2018

MUATAN RPP K13 SMP REVISI 2018

MUATAN RPP K13 SMP REVISI 2018 

MUATAN RPP K13 SMP REVISI 2018

 MUATAN RPP K13 SMP/MTS REVISI 2018-Kenali muatan Kurikulum 2013 (K13) revisi 2018 dan perbedaan dengan revisi sebelumnya, seperti revisi 2016/2017. Bahwa  RPP K13 revisi 2018 merupakan kelanjutan implementasi Kurikulum 2013 Revisi Tahun 2017 yang mengintegrasikan empat unsur berikut yaitu; 1) PPK, 2) Pembelajaran atau keterampilan Abad 21, sering disebut dengan  4C, 4) Literasi, dan 4) HOTS.  Dalam RPP Revisi 2018 tanpa unsur tersebut bukan revisi 2018. Di samping itu, guru harus menyiapkan perangkat Pembelajaran sesuai dengan jenjang sekolah/madrasah; SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK. Perangkat pembelajaran terdiri dari Silabus, RPP, SKL dan KD, KKM, Prota, Promes, Pemetaan KI KD, sarana kelengkapan Buku kurikulum 2013. Contoh, Rpp k13 smp-mts revisi 2018 dapat anda  download di bawah pada paragraph terakhir.

FORMAT RPP K13 SMP/MTS REVISI 2018

Format RPP Kurikulum 2013 (K13) Revisi 2018 berikut ini dapat digunakan untuk  SMP/MTS dan SMA/MA. Muatan atau Format RPP K13 revisi 2018 adalah sebagai berikut;
   A.      Identitas sekolah; Tingkat satuan pendidiakan, mapel, kelas/semester, materi pokok, Tahun pelajaran, alokasi waktu.
    B.      Kompetensi inti; Muatan KI 1, KI 2, KI 3, KI 4.
    C.      Kompetensi Dasar (KD), dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
    D.      Tujuan Pelajaran;
    E.       Materi pembeajaran;  terdiri dari; Fakta, Konsep, prinsip, prosedur
    F.       Metode Pembelajaran; Pendekatan, Model Pembelajaran, Metode.
    G.     Media Pembelajaran, Media/ alat, Bahan, dan sumber pembelajaran
    H.      Langkah-langkah Pembelajaran;
Kegiatan pendahuluan; Guru melakukan; a) Orientasi, b) Apersepsi, c) Motivasi, d) Pemberian acuan, materi yang akan ditempuh.

 Contoh  Format RPP revisi 2018

Kegiatan Inti;

Tahap

Langkah-langkah pembelajaran

Nilai Karakter
Alokasi waktu
PENDAHULUAN
MENGBANGUN KONTEKS
1.  Peserta didik merespon salam tanda mensyukuri anugerah Tuhan dan saling mendoakan.
2.  Berdoa menurut kepercayaan masing-masing
3.  Peserta didik merespon pertanyaan dari guru berhubungan dengan pembelajaran sebelumnya tentang konsep dasar teks negosiasi (tanya jawab).
a.   Coba jelaskankan apa yang Anda ketahui tentang ?
b Apa yang dimasud dengan
…?
c. …
4 Peserta didik mendiskusikan informasi dengan proaktif tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya yaitu tentang konsep dasar ….. dengan pembelajaran yang akan dilaksanakan yaitu menganalisis isi,….
5 Mendiskusikan manfaat dan aplikasi kompetensi tentang ….
 6 Peserta didik menerima…dst


Religiusitas





Disiplin
Rasa ingin tahu












Tanggungjawab
Disiplin








Disiplin
5 menit

Kegiatan Inti
MENELAAH MODEL













MENGKONSTRUKSI MANDIRI

Dan seterusnya
1.       Peserta didik….
2.       …..
3.       …..

  Peserta didik dalam kelompok
diskusi….
·        
·         ….
·        

Peserta dalam kelompok mendiskusikan data/informasi…..
·         ..
·        

 Peserta didik memeriksa hasil diskusi…..

 Dan seterusnya
Literasi Kemandirian Tanggungjawab


Disiplin tanggung jawab



Berpikir Kritis Tanggungjawab Disiplin kerjasama


Kolaborasi Berpikir kritis Tanggungjawab kerjasama.

… Dan seterusnya


Penilaian
1.    Penilaian Sikap
a.  Teknik penilaian        : Observasi : sikap religiius dan sikap sosial
b.  Bentuk penilaian        : lembar pengamatan
c.  Instrumen penilaian  : jurnal (terlampir)

2. Pengetahuan         
            Jenis/Teknik tes         : tertulis, lisan, dan Penugasan
            Bentuk tes       : uraian

Instrumen Penilaian (terlampir)
3.   Keterampilan
Teknik/Bentuk Penilaian : Praktik/Performence Fortofolio
Instrumen Penilaian (terlampir)
Remedial:
·        
·        

Pengayaan
·        
·         ….

Mengetahui                                                             .............., ................................ 2018
Kepala …………    ,                                                         Guru Mata Pelajaran,

…………..……..                                              ………………………………….

Muatan atau Format RPP K13 SMP REVISI 2018, sbb;
Penjelasan tentang kurikulum 2013 (K13) revisi 2018 sebagaimana revisi 2017 bahwa; Rencana Program Pengajaran (RPP) harus termuat Empat Unsur dalam Kegiatan Pembelajaran pada K13 Revisi 2018:
1.  PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) di dalam pembelajaran, yaitu mengintegrasikan dan mengembangkan karakter terutama 5 karakter: religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas.

2.   Mengintegrasikan literasi, yaitu kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan/atau berbicara.

3.  Mengintegrasikan dan mengembangkan keterampilan pembelajaran abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, dan Collaborative);

4.  Pengintegrasikan HOTS, yaitu kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif, dan berpikir kreatif yang merupakan kemampuan berpikir tingkat tinggi.


Dalam PPK  Penguatan Karakter ada lima inti karakter ialah; 1) religius, 2) nasionalis, 3) mandiri, 4) gotong royong, dan 5) integritas.

Demikian ke-kempat hal pokok yang harus dimasukkan dalam kegiatan proses pembelajaran.
Bila ke-empat unsur pokok ini belum dimasukkan maka bukanlah kurikulum 2013 revisi 2017 atau 2018. Perbedaan RPP k13 revisi 2017 antara RPP k13 revisi 2018 sedikit saja, hanya pada kolom atau beda bentuk, namun ke-empat unsur tersebut sudah terpenuhi.

Catatan; Ada kesalahan judul saat penentuan, seharusnya ; FORMAT RPP K13 SMP REVISI 2018 

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

 
back to top