Senin, 12 Agustus 2019

KMA NOMOR 184 TAHUN 2019 PDF


KMA NOMOR 184 TAHUN 2019 PDF


http://www.admpembelajaran.com/2019/08/kma-nomor-184-tahun-2019-pdf.html


Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah, yang berawal dari Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah.

Perubahan yang sangat cepat dalam kehidupan dan tuntutan dunia global harus diantisipasi dan direspon oleh dunia pendidikan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta komunikasi membawa perubahan yang besar dalam pola dan gaya hidup umat manusia. Diperkirakan perubahan itu akan terus berjalan maju dan menuntut perubahan dalam cara pandang, cara bersikap dan bertindak masyarakat termasuk generasi penerus bangsa ini.

Download File, KMA Nomor 184 Tahun 2019 pdf, di bawah tersedia dalam bentuk Pdf. Kurikulum madrasah harus bisa mengantisipasi perubahan itu dan merespon tuntutan zaman yang selalu berubah. Kurikulum PAI dan Bahasa Arab diarahkan untuk menyiapkan peserta didik madrasah mampu beradaptasi dengan perubahan sehingga lulusannya kompatibel dengan tuntutan zamannya dalam membangun peradaban bangsa.

Kurikulum PAI dan Bahasa Arab di madrasah secara bertahap diarahkan untuk menyiapkan peserta didik yang memiliki kompetensi memahami prinsip-prinsip agama Islam, baik terkait dengan akidah akhlak, syariah dan perkembangan budaya Islam, sehingga memungkinkan peserta didik menjalankan kewajiban beragama dengan baik terkait hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia dan alam semesta.

Pemahaman keagamaan tersebut terinternalisasi dalam diri peserta didik, sehingga nilai-nilai agama menjadi pertimbangan dalam cara berpikir, bersikap dan bertindak untuk menyikapi fenomena kehidupan ini. Selain itu, peserta didik diharapkan mampu mengekspresikan pemahaman agamanya dalam hidup bersama yang multikultural, multietnis, multipaham keagamaan dan kompleksitas kehidupan secara bertanggungjawab, toleran dan moderat dalam kerangka berbangsa dan bernegara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sedangkan KMA 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah diterbitkan untuk mendorong dan memberi aturan bagaimana berinovasi dalam implementasi kurikulum madrasah serta memberikan payung hukum dalam pengembangan kekhasan Madrasah, pengembangan penguatan Karakter, Pendidikan Anti Korupsi dan Pengembangan Moderasi Beragama pada Madrasah.

KMA Nomor 183 Tahun 2019 dan KMA Nomor 184 Tahun 2019 akan diterapkan secara bertahap pada jenjang MI, MTs dan MA mulai Tahun Pelajaran 2020/2021.

Kepada semua pihak, para pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan diharapkan memberikan respon positif dan dinamis untuk secara bersama-sama, bahu membahu dan bergotong royong mengimplementasikan dengan baik dan benar, sehingga tujuan diterbitkannya KMA ini dapat membawa perubahan pendidikan madrasah lebih bermutu. 

Keputusan Menteri Agama Nomor (KMA) 184 Tahun 2019 pdf Tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Pada Madrasan. Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia 2019.  Ditetapkan di Jakarta, 30 Juli 2019 Direktur Jendera,, Oleh Kamaruddin Amin.

Untuk Lebih Lengkap dapat di download file; KMA NOMOR 184 TAHUN 2019 PDF, klik pada DOWNLOAD. Semoga menjadi pedoman bapak ibu guru dalam menerapkan pendidikan PAI dan bahasa arab di setiap jenjang Madrasah. Lebih baik Download pakai wifi saja.

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

Jumat, 10 Mei 2019

Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan SMP 2018

Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan SMP 2018


http://www.admpembelajaran.com/2019/05/kriteria-kenaikan-kelas-dan-kelulusan-smp-2018_10.html

Penentuan kriteria Kenaikan Kelas dan kriteria kelulusan para siswa dari Satuan Pendidikan harus berpedoman kepada Panduan Penilaian yang dikeluarkan oleh tim direktorat pembinaan SMP 2017,  yang diterapkan pada tahun TA 2018, Penetapan kriteria kenaikan kelas dan keluusan siswa dengan memperhatikan;

1.   Kriteria kenaikan kelas
Kenaikan kelas peserta didik ditetapkan melalui  rapat dewan gurdengan  mempertimbangkan berbagai  aspek  yang telah disepakati oleh seluruh warga satuan pendidikan, seperti mini­ mal kehadiran, ketaatan pada tata tertib, dan peraturan lainnya yang berlaku  di satuan pendidikan tersebut. Peserta didik SMP dinyatakan naik kelas apabila memenuhi syarat:
a.  Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam  dua semester pada tahun pelajaran yang diikuti.
b.   Deskripsi sikap BAIK sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.
c.  Nilai ekstrakurikuler pendidikan kepramukaan minimal BAIK sesuadengan  kriteria yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.
d.   Tidak memiliki  LEBIH DARI 2 (dua) mata pelajaran yang masing­masing nilai kompetensi pengetahuan dan/atau kompetensi keterampilan di bawah KKM atau belum tuntas.
e.      Kriteria lain yang dipandang perlu oleh satuan pendidikan.


2. Kriteria kelulusan
   Kelulusan dan  kriteria kelulusan peserta dididari  Satuan Pendidikan ditetapkan melalui  rapat  dewan guru. Peserta didik dinyatakan lulus dari Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Menengah setelah memenuhi syarat berikut.


a.      Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b.      Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal Baik;
c.      Lulus ujian satuan pendidikan;
d.      Mengikuti Ujian Nasional untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan; dan
e.      Kriteria lain yang dipandang perlu oleh satuan pendidikan.


  Perencanaan Penlaian

Satuan pendidikan menyusun perencanaan dalam bentuk PAS, PAT, US, dan USBN yang terpadu dalam program tahunan dan program semester. Contoh format program tahunan dan program semester terlampir.


Perencanaan penilaian hasil belajar  oleh satuan pendidikan di­uraikan sebagai berikut;


a.      Menetapkan KKM;
b.      Menyusun kisi­kisi penilaian mata pelajaran;
c.      Menyusun instrumen penilaian dan pedoman penskorannya;
d.      Melakukan analisis kualitas instrumen;
e.      Melakukan penilaian (pengujian);
f.       Mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan hasil penilaian;
g.      Melaporkan hasil penilaian; dan
h.     Memanfaatkan laporan hasil penilaian.


Perencanaan penilaian dapat disusun dalam bentuk Prosedur Operasional Standar (POS). POS merupakan panduan penyeleng­ garaan penilaian hasil belajar peserta didik oleh satuan pendidikan. Komponen POS antara lain pendahuluan, dasar hukum, pengertian, peserta, panitia,  pengembangan instrumen, bahan, pelaksanaan, pengolahan, penetapan kelulusan, pembiayaan, pemantauan, dan pelaporan.



Untuk mengefektifkan penyelenggaraan penilaian hasil belajar, satuan pendidikan perlu membentuk tim pengembang penilaian dengan tugas antara lain merencanakan dan melaksanakasegala sesuatu  terkait kegiatan PAS PAT, US dan USBN,   misalnya  penetapan jadwal pelaksanaan, penataan ruang, dan pengawas ruang.

Demikian semoga penilaian oleh pendidik dan satuan sekoalah sudah memenuhi kriteria tersebut dalam memutuskan kenaikan dan kelulusan siswanya.
  Diadopsi dariPanduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)oleh tim direktorat pembinaan SMP 2017, Cetakan Keempat, 2017

Romeltea Media
Adm Pembelajaran Updated at:

 
back to top